VISI

Terwujudnya SMK berkarakter pesantren dan berstandar nasional yang berwawasan internasional.

MISI

Mencetak santri yang mandiri, berahklak mulia, profesional, berdaya saing global melalui pendidikan dengan program kompetensi keahlian Tata Busana dan Teknik Komputer dan Jaringan dan Rekayasa Perangkat Lunak

PROFIL

SEJARAH SINGKAT

Keberadaan SMK Salafiyah di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah yang berada di sebuah lingkungan kawasan salah satu pusat pendidikan pondok pesantren di Kabupaten Pati bahkan di Indonesia tentu saja akan membawa dampak pengaruh terhadap pengelolaan pendidikan di pondok pesantren itu sendiri. Setidaknya akan tumbuh pemahaman baru, bahwa disamping pentingnya mendidik mental, akhlaq, dan ilmu agama serta ilmu pengetahuan umum, maka pendidikan dengan keahlian/ketrampilan tertentu yang teruji adalah merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam mempersiapkan dan membekali peserta didik (santri) untuk lebih siap pada saat kelak terjun di masyarakat nanti.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa pendidikan adalah merupakan kebutuhan hidup orang banyak untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya dalam rangka meningkatkan pandangan hidup, sikap hidup, wawasan dan ketrampilan. Suatu proses pendidikan akan bermakna jika seluruh rangkaian proses tersebut disadari sebagai bagian penyiapan generasi untuk memasuki kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, secara integral proses pendidikan perlu mengakomodasi berbagai kebutuhan hidup baik yang bersifat filosofis, sikap/nilai maupun keahlian (skill).

Oleh sebab itu keberadaan SMK Salafiyah di wilayah pondok pesantren ini sungguh sangat strategis, mengingat didalam perkembangan pembangunan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini bahwa salah satu problem yang dihadapi adalah masih minimnya sumber daya manusia di usia produktif yang memiliki skill/keahlian tertentu yang siap menjadi tenaga kerja terampil sesuai bidang keahliannya baik sebagai tenaga di perusahaan maupun untuk modal berusaha mandiri, apalagi ditambah dengan memiliki mental agama yang cukup kuat sebagai upaya pencegahan terhadap prilaku yang tidak baik saat kelak tinggal di tengah-tengah masyarakat.

Di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah terdapat lembaga-lembaga pendidikan formal mulai tingkat dasar (MI), menengah pertama (MTs) sampai tingkat lanjutan atas (MA) sebanyak 4 (empat) madrasah. Semuanya dibawah koordinasi Kementerian Agama RI. Keempat madrasah tersebut sudah teruji eksistensinya dan sudah berusia puluhan tahun. Kemudian jumlah lembaga pendidikan non formal sudah lebih dari 30 pondok pesantren. Sehingga di Desa Kajen terkenal dengan julukan Kota Santri.

Selama ini perpaduan pendidikan umum (ilmu-ilmu pengetahuan umum non literatur kitab kuning) dan pendidikan agama (literatur kitab kuning) sudah cukup berhasil dan masing-masing tetap eksis bahkan terus berkembang maju. Dengan ditambah berdirinya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah sejak tahun 2009 maka akan menambah kesempurnaan di daerah kami sebagai pusat pendidikan yang berkarakter pesantren dengan memiliki suatu lembaga pendidikan umum yang menawarkan sebuah keterampilan berupa program keahlian tertentu.

Didalam sejarah perkembangannya, Yayasan Salafiyah Kajen sebagai induk lembaga pendidikan SMK Salafiyah memulai dari sebuah lembaga pendidikan non formal yang tradisional, yaitu Pondok Pesantren Wetan Banon didirikan pada Tahun 1902, selanjutnya mengalami perkembangan secara bertahap. Pada Tahun 1928 berdiri lembaga pendidikan formal tingkat dasar yaitu MI SALAFIYAH, Tahun 1956 berdiri MTs SALAFIYAH, Tahun 1968 berdiri MA SALAFIYAH hanya untuk  Putra baru di Tahun 1973 MA SALAFIYAH Putra/Putri, mulai tahun 2008/2009 mempunyai 2 Jurusan : IPA dan IPS.

Sebagai sebuah lembaga yayasan yang sudah memiliki lembaga-lembaga pendidikan formal mulai MI Salafiyah, MTs. Salafiyah, dan MA Salafiyah dengan jumlah murid lebih dari 2.000 siswa; juga memiliki lembaga pendidikan non formal 4 (empat) Pondok Pesantren dibawah naungan Yayasan Salafiyah Kajen maka dengan berbagai pertimbangan dan potensi yang dimiliki, serta berdasarkan atas pertimbangan masukan dari para orang tua wali murid, para alumni, juga dari masyarakat dan dunia usaha / dunia industry; Disamping itu juga atas hasil angket yang disebarkan kepada siswa MTs. Salafiyah sendiri dimana minat untuk melanjutkan ke sekolah kejuruan  ternyata sangat tinggi meskipun yang kami tawarkan baru ada 2 (dua) jurusan yaitu Kompetensi Keahlian Busana Butik dan Teknik Komputer & Jaringan. Maka dengan satu tekad dan satu keyakinan bahwa pada tahun pelajaran 2009/2010 kami mewujudkan keinginan untuk mendirikan satu lagi lembaga pendidikan baru di bawah Dinas Pendidikan Kabupaten Pati yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebuah lembaga pendidikan formal yang lebih fokus pada orientasi kesiapan kepada dunia kerja secara langsung, yaitu program Kompetensi Keahlian Busana Butik dan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer & Jaringan.

     Visi Sekolah        :    Terwujudnya SMK berkarakter pesantren dan berstandar nasional yang berwawasan internasional.

   Misi Sekolah      :    Mencetak santri yang mandiri, berahklak mulia, profesional, berdaya saing global melalui pendidikan dengan program kompetensi keahlian Tata Busana dan Teknik Komputer dan Jaringan

Pada tahun ketiga sejak berdiri di tahun 2009 untuk pertama kalinya eksistensi SMK Salafiyah, Pati akan mulai diuji. Penetapan Daftar Nominasi Tetap terhadap 60 siswa kelas XII sebagai peserta Ujian Nasional (UN), Uji Kompetensi, dan Ujian Akhir Sekolah pada tahun 2012 ini merupakan momen upaya mengevaluasi hasil pembelajaran setelah 3 tahun pertama.

Hasil evaluasi dan penilaian dari UN tersebut akan dijadikan salah satu bahan pertimbangan untuk menyusun program kerja SMK Salafiyah, Pati yang akan mensinkronkan program kegiatan pembelajarannya dengan program kegiatan yang ada di Pondok Pesantren Assalafiyah yang kebetulan satu komplek bersebelahan langsung dengan gedung SMK Salafiyah.

Rencana program kerja terpadu inilah yang akan dijadikan dasar pengelolaan SMK Salafiyah ke depan untuk bisa mencetak alumninya sejauh mana kuantitas dan kualitas kelulusan para siswa yang bisa terserap sebagai tenaga kerja terampil di sejumlah perusahaan, atau yang mampu mandiri sebagai seorang wirausahawan pencipta lapangan pekerjaan baru, dan atau yang berkemampuan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Identitas pembangunan pendidikan sebagaimana dimaksud di atas memerlukan konsentrasi manajemen yang tinggi, integral dan sistematik dengan tetap memperhatikan potensi daerah/lokal dalam suatu wadah kelembagaan yang mempunyai komitmen yang tinggi terhadap pembangunan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan yang senantiasa mampu menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dengan tetap mempertahankan prilaku kesantriannya.

Alhamdulillah hingga pada penerimaan tahun ketiga jumlah peserta didik yang mendaftar sudah mengalami peningkatan meskipun target penerimaan peserta didik baru tetap sama seperti pada tahun pertama, yaitu 1 kelas rombongan belajar untuk Kompetensi Keahlian Busana Butik dan 2 kelas rombongan belajar untuk Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Pembatasan penerimaan peserta didik baru selama tiga tahun terakhir karena pertimbangan antisipasi terkait penyediaan ruang kelas, ruang praktik kompetensi, dan peralatan bengkel kompetensi.

Komitmen kami sejak awal berdiri adalah pembelajaran dan praktik di SMK Salafiyah “harus memenuhi standar minimal pengelolaan sekolah menengah kejuruan” yang telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI baik melalui BNSP maupun regulasi peraturan pendidikan tentang Pengelolaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Sejak awal persiapan pendirian SMK Salafiyah di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah sudah kami konsultasikan dengan pihak-pihak terkait yang mendukung berdirinya sekolah ini, terutama kepada Kantor Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Pati yang mempunyai kewenangan untuk memberikan ijin operasional SMK Salafiyah.

Bahwa meskipun visi dan misi SMK Salafiyah tidaklah berbeda jauh dengan visi dan misi SMK lainnya, akan tetapi sudah kami sampaikan bahwa SMK Salafiyah mempunyai warna dan corak khusus sesuai AD/ART Yayasan Salafiyah Kajen yaitu berkarakter dan berkultur pesantren yang agamis tetapi berkarakter kebangsaan Indonesia yang Pancasilais.

Perbedaan yang agak mencolok barangkali bisa terlihat dari seragam siswa pria bersongkok dan perempuan berjilbab, hari libur setiap minggunya hari Jum’at, dan pendidikan karakter keagamaan berupa praktik ibadah ‘ala ahlus sunnah wal jama’ah, menghafalkan surat-surat pendek Juz ‘Amma (Juz 30) AlQur’an, dan bacaan tahlil.

Secara bertahap para peserta didik/siswa akan diasramakan didalam pondok pesantren yang berdiri di komplek SMK Salafiyah, yaitu Pondok Pesantren Assalafiyah yang saat ini baru mampu menampung sekitar 50 – 60 santri dengan rencana menggunakan model pendidikan terpadu. Sangat kebetulan sekali bahwa Ketua Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah dan Kepala SMK Salafiyah adaalah orang yang sama.

VIDEO PROFIL

TINGGALKAN PESAN UNTUK KAMI